Blog ini saya tulis disaat masa pandemic covid 19, dimana banyak dari masyarakat terutama yg berpenghasilan harian, benar-benar terpukul dari segi ekonominya.
Mencari ide usaha apa yg bagus disaat pandemic ini, akhirnya muncullah gagasan untuk budidaya lele, terdengar seperti biasa-biasa saja. Tetapi ternyata banyak keunggulan dalam berbudidaya lele.
Berikut adalah keunggulan-keunggulan dalam budidaya lele:
1. Modal kecil
Budidaya lele yg mengikuti perkembangan jaman sudah banyak berubah, sekarang kita dapat budidaya lele tanpa memiliki kolam tanah atau Empang. Sekarang budidaya lele dapat dilakukan di dalam kolam terpal baik berbentuk bundar ataupun kotak, bahkan ada sebagian yg juga menggunakan ember atau drum. Sehingga total investasi yg dikeluarkan untuk budidaya lele relatif kecil, dan juga dapat dilakukan di rumah tinggal.
2. Bibit murah
Investasi awal untuk pengadaan kolam yg relatif kecil, juga di tunjang dengan harga bibit yg juga murah. Harga bibit saat ini sekitar Rp 150 - 300/ekor tergantung dari ukuran nya. Sangat disarankan bagi pemula agar menggunakan bibit yg berukuran 6-7 cm, untuk menghindari kanibalisme antar lele. Dan biasanya bibit yg sudah berukuran 6-7 cm akan tumbuh dan berkembang lebih stabil dan bersamaan.
3. Panen cepat dan mudah
Pada umumnya lele sudah dapat di panen setelah berumur 90 hari dan/atau saat air di kolam berubah warna dari hijau menjadi kemerahan. Dengan siklus yg cukup pendek hanya 90 hari, membuat penghasilan dari panen lele lebih cepat untuk dapat di nikmati.
4. Pakan bermacam-macam
Dalam budidaya lele, kita dapat memberikan pakan yg sesuai dengan kantong kocek kita, karena banyak alternatif makanan untuk lele mulai dari yg beli sampai yg gratis dan dapat dibikin sendiri.
5. Pasar yg sangat besar.
Karena harga jual ikan lele dewasa cukup terjangkau, maka lele dapat di konsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
6. Lele lebih mudah hidup dan tahan terhadap penyakit.
Lele dapat hidup di air yg beroksigen minim sekalipun karena memiliki organ arborescent sebagai organ pernafasannya. Oleh sebab itu lele dapat hidup di air tergenang dengan penggantian air yg tidak terlalu ketat. Walaupun hidup didalam air yg tergenang, lele sangat tahan terhadap penyakit.
7. Bergizi tinggi
Mengacu kepada buku yg diterbitkan oleh Direktorat Bina Gizi Masyarakat dan Puslitbang Depkes RI tahun 1991, didalam setiap 100 gr ikan lele mengandung:
- protein 17 gr.
- lemak 4,5 gr
- fosfor 200 mg
- kalsium 20 mg
- zat besi 1 gr
- vitamin A 150 IU (International Unit)
- vitamin B1 0,05 gr.
Sehingga membuat ikan lele menjadi sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan protein harian setiap orang, baik anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua, baik lelaki ataupun perempuan.
8. Mengandung asam lemak omega 3, omega 6 dan omega 9.
Didalam 100 gram ikan lele mengandung asam lemak
- omega-3 13,6 gr
- omega-6 22,2 gr
- omega-9 19,5 gr
Yang mana kandungan asam lemak sangat dibutuhkan untuk kesehatan jantung, melindungi tubuh dari radikal bebas, membantu pembakaran lemak, dll, serta membantu pertumbuhan otak jika dikonsumsi oleh anak-anak usia balita.
Dengan karateristik ikan lele seperti yg dijabarkan diatas, maka budidaya ikan lele adalah sangat tepat untuk dilakukan untuk mendapatkan tambahan penghasilan, karena dapat dilakukan hampir dimana saja, baik di daerah perkotaan maupun pinggiran kota.
Baca artikel-artikel berikutnya untuk mengetahui bagaimana cara budidaya ikan lele yg menguntungkan.