Beberapa macam kolam untuk budidaya ikan lele
1. Kolam tanah
Kolam tanah adalah Tipe kolam yg paling simpel akan tetapi harus juga dipelajari jenis tanah di lokasi yg akan dibuat kolam, karena untuk pembuatan kolam tanah harus di lokasi jenis tanah yg tidak mudah menyerap air, tidak berpasir dan bukan tanah galian.
Keungulan
- Investasi kolam tanah sangat murah
- Kolam tanah menyediakan banyak pakan alami karena tanah merupakan media berkembang-biaknya mikroorganisme secara alami.
- Proses perubahan sisa makanan dan metabolisme dapat terjadi secara alami.
Kelemahan
- Mudah terjadi kebocoran pada tanggul nya
- Rentan terhadap hama dan penyakit
- Tidak terdeteksinya hewan predator didasar kolam
2. Kolam semen
Didalam pembuatan kolam semen harus direncanakan secara matang, karena kolam bersifat permanen, terutama di dasar kolam mengenai titik pusat pembuangan atau yg biasa disebut Central drainage. Lantai dasar kolam harus dibuat kemiringan 5° menuju titik pusat pembuangan agar pembuangan lapisan dasar kolam berupa kotoran ikan dan sisa dapat berjalan lancar.
Keunggulan
- Kuat dan tahan lama
- Pengontrolan ketinggian air dapat dikontrol dengan mudah.
- Tingkat keasaman air di kolam beton lebih terjaga.
Kelemahan
- Biaya investasi cukup tinggi
- Perencanaan harus dilakukan dengan baik, jika tidak akan sulit untuk merubahnya kalau sudah jadi, terutama pada titik pusat dan pipa pembuangan.
- Berupa bangunan permanen dan tidak dapat dipindah ke tempat lain.
3. Kolam terpal
Ada 2 bentuk kolam terpal yg dapat dipakai, yaitu kolam terpal bundar dan kotak, masing-masing memiliki keunggulan dan kelem ahannya sendiri-sendiri.
Keunggulan kolam bundar
- Aerasi oksigen lebih merata sehingga cocok untuk tebar padat tinggi.
- Dapat dengan mudah membuat central drainage pada tengah-tengah dasar kolam.
- Perawatan ikan lebih mudah, karena ikan tidak menyadar di pojokan
Kelemahan kolam bundar
- Biaya lebih mahal daripada kolam kotak. Besi wiremesh sebagai penyanggah kolam tidak tersedia di semua tempat.
- Kolam lebih tinggi sehingga sulit untuk keluar masuk kedalam kolam saat membersihkan
- Dilahan yg sama kubikasi air akan lebih sedikit dibanding dengan kolam kotak, sehingga jika padat tebar rendah kurang menghasilkan.
Keunggulan kolam kotak
- Harga lebih murah, lebih mudah untuk membuatnya, karena ketersediaan bahan sampai ke pelosok desa.
- Hemat lahan, karena dapat diletakkan berdempetan.
- Pemasangan lebih cepat.
Kelemahan kolam kotak
- Sudut-sudut kolam sering di pakai oleh ikan untuk sembunyi sehingga membuat ikan menjadi kurang aktif.
- Pada sistem padat tebar, dibutuhkan Aerasi lebih banyak daripada kolam bundar.
- Pembuangan kotoran dari dasar kolam terkadang kurang efektif dibanding dengan kolam bundar.
Membuat dari ulasan di atas, pada dasarnya apapun kolamnya akan ada keunggulan dan kelemahannya, semua harus di sesuaikan dengan lokasi yg akan diperuntukkan budidaya tersebut.
Dikarenakan tujuan dari blog ini adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan, maka blog ini akan lebih banyak membahas budidaya dengan menggunakan kolam terpal, karena dapat diaplikasikan hampir di semua lokasi baik di pedesaan maupun di perkotaan.